Facebook Twitter

Pantau Kesehatan Lewat Jari

24 September 2010
img

Luangkan sedikit waktu Anda untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda dengan melihat ujung jari sendiri. Para ahli baru-baru ini menemukan bukti ujung jari dapat memberi tahu kita mengenai keadaan kesehatan kita saat ini dan akan datang.

Selain itu juga memberikan petunjuk mengenai kualitas nutrisi dalam tubuh. Ujung jari juga dapat memberitahu kita mengenai risiko penyakit yang dapat mengancam hidup kita seperti penyakit jantung dan kanker.

Di bawah ini adalah beberapa petunjuk paling umum yang tersembunyi di balik jari dan bagaimana menemukannya. Meski demikian jangan langsung menganggap kalau anak yang memiliki jari manis panjang sudah pasti mengidap autis. Masih banyak hal lain yang harus diperhitungkan sebelum menilai dan memvonis kondisi kesehatan seseorang.

• Penyakit jantung

Penemuan yang dilakukan para peneliti dari Finlandia menunjukkan kalau jari yang terkena osteoarthritis bisa dijadikan peringatan awal masalah jantung bagi pria. Penelitian ini melibatkan 8000 orang dan menemukan bahwa pada pria yang memiliki osteoarthritis di ujung jarinya memiliki risiko 46 persen lebih besar meninggal di usia muda akibat serangan jantung dibanding pria tanpa osteoarthritis.

Alasan antara osteoartitis dan masalah jantung ini belum jelas. Para ahli menduga hal tersebut diakibatkan oleh tingkat lemak yang tinggi dalam darah yang dapat menutupi arteri. Osteoarthritis bisa juga digunakan untuk menunjukan rendahnya tingkat hormon seks pria, testosteron yang dapat melindungi pria terhadap penyakit jantung.

• Kanker payudara

Jari juga bisa menunjukkan risiko kanker payudara pada kaum wanita. caranya dengan membandingkan jari telunjuk dan jari manis. Jika telunjuk lebih panjang dari jari manis artinya wanita tersebut lebih memilki tingkat ostrogen yang lebih tinggi. Para ahli percaya kalau estrogen adalah hormon yang membantu pertumbuhan kanker.

• Autisme

Sebuah penelitian yang dipublikasikan tahun 2001 menunjukkan anak autis memiliki jari manis yang sangat panjang. Ini menunjukkan mereka memiliki jumlah testosteron yang tidak biasa sehingga mengakibatkan bentuk perilaku pria yang sangat berlebihan seperti kesulitan komunikasi dan kurang kesadaran terhadap kondisi emosional orang lain.

• Masalah paru-paru

Seringkali dokter memeriksa kuku tangan untuk memeriksa gejala masalah pernafasan. Ini karena warna kulit dibawah kuku membiru ketika terjadi komplikasi pernapasan. Darah yang mengandung oksigen memiliki warna merah terang tetapi darah yang kehilangan oksigen berwarna merah gelap. Salah satu gejala yang muncul pada bayi yang mengidap bronchitis akut.

• Kemampuan olahraga

Keberhasilan Brasil meraih Piala Dunia tahun 2002 lalu antara lain karena skill luar biasa pemain-pemain mereka. Prof. Manning, peneliti dari Universitas Liverpool, tengah memeriksa teori dimana jumlah testosteron yang tinggi pada pemain Brasil memberikan mereka keuntungan fisik bagi timnya. Ia menemukan beberapa pemain top Brasil yang memiliki skill tinggi mempunyai jari manis yang panjang.

• Kekurangan Vitamin

Noda putih di ujung jari menunjukkan tubuh kita kekurangan zat seng. Seng dibutuhkan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Sumber makanan yang mengandung seng antara lain susu, tiram, ayam, biri-biri, semua jenis biji-bijian, kacang dan sayuran berdaun hijau.

Sumber : www.sehatnews.com