Facebook Twitter

Apakah perbedaan air biasa, air oksigen dan air hexagonal?

Oksigen dalam air minum biasa hanya mengandung oskigen maksimal 8 ppm dan bila diletakkan di lemari es maka kadar oksigen dalam air dapat mencapai 13 ppm. Oksigen dalam air minum biasa ini mudah terlepas, karena pada dasarnya ikatan antara air & oksigen tersebut bersifat labil, khususnya pada kondisi temperatur tinggi.

Air hexagonal adalah air biasa yang mengalami perubahan struktur menjadi cluster yang hexagonal (air biasa berstruktur pentagonal). Walaupun mampu mengikat oksigen lebih banyak dibandingkan air biasa, tetapi kadar oksigen yang terlarut tetap sama dengan air biasa. Selain itu struktur hexagonal sangat tidak stabil sehingga akan kembali menjadi struktur air biasa setelah terkena panas, guncangan & penyimpanan lama
 
Sedangkan air minum beroksigen SUPERO2 adalah air minum dengan tingkat kejernihan yang sangat tinggi dan menggunakan terknologi canggih dari Jerman yang dapat melarutkan oksigen dengan kadar hingga 100 ppm.